Akuntansi & Pelaporan

2 tulisan seputar akuntansi & pelaporan, disusun untuk pengurus perusahaan yang perlu memutuskan — bukan untuk sesama akuntan.

Banyak perusahaan menahan pembenahan pembukuan sampai ada yang memintanya — bank, calon investor, atau auditor. Padahal urutannya terbalik: pembukuan yang rapi menentukan berapa lama audit berjalan dan berapa biayanya, sedangkan pembukuan yang berantakan baru ketahuan justru saat waktunya paling sempit. Dua keputusan yang paling sering salah diambil adalah standar akuntansi mana yang dipakai dan pekerjaan mana yang boleh ditangani staf internal.

Tulisan di kategori ini membahas keduanya: kapan sebuah usaha masih boleh memakai SAK EMKM dan kapan harus pindah ke SAK EP, serta beda peran akuntan publik dengan akuntan internal — termasuk mengapa memiliki staf akuntansi sendiri tidak menghapus kewajiban audit. Keduanya ditulis dengan contoh kondisi yang lazim ditemui perusahaan yang sedang bertumbuh.

Dalam praktik, sebagian besar keterlambatan audit tidak berasal dari rumitnya transaksi, melainkan dari hal-hal mendasar yang belum tersedia: saldo awal yang belum pernah direkonsiliasi, kartu aset tetap yang tidak pernah dimutakhirkan, transaksi dengan pihak berelasi yang tidak dipisahkan pencatatannya, atau bukti pendukung yang tersimpan di beberapa tempat berbeda. Semuanya dapat dibereskan jauh sebelum auditor datang, dan membereskannya lebih awal hampir selalu lebih murah daripada menyelesaikannya di tengah perikatan yang sedang berjalan.

Jika perusahaan Anda sedang bersiap menghadapi audit pertamanya, atau baru berpindah dari pembukuan yang dikerjakan seadanya ke pelaporan yang harus dibaca pihak luar, dua tulisan di bawah adalah titik awal yang tepat untuk memahami standar mana yang berlaku dan siapa yang seharusnya mengerjakan apa. Pemicu perpindahan standar biasanya datang dari luar, bukan dari dalam: bank yang meminta laporan dengan format tertentu, calon investor yang membandingkan Anda dengan perusahaan lain, atau kewajiban audit yang mulai berlaku karena aset sudah melewati ambangnya.

Bila pembukuannya yang ingin dibenahi lebih dulu, lihat jasa pembukuan & akuntansi.

Tulisan di kategori ini disusun dan ditelaah Ryanto Piter — akuntan yang menangani perikatan sesungguhnya, bukan penulis lepas. Setiap artikel mencantumkan nama penulis dan tanggal pemutakhiran terakhirnya, dan kami perbarui isinya ketika ketentuan yang dirujuk berubah: acuan yang sudah basi lebih menyesatkan daripada tidak ada acuan sama sekali.

2 Tulisan dalam Kategori Ini

Beda Akuntan Publik dan Akuntan Internal: Mana yang Anda Butuhkan?

Punya staf akuntansi sendiri tidak menghapus kewajiban audit — keduanya menjawab kebutuhan yang sama sekali berbeda.

12 Oktober 2026 · 7 menit baca

Laporan Keuangan UMKM: Kapan Pakai SAK EMKM, Kapan Harus SAK EP?

SAK EMKM memudahkan usaha kecil menyusun laporan keuangan, tetapi ada titik ketika standar itu tidak lagi memadai — terutama saat berhadapan dengan bank atau investor.

12 Oktober 2026 · 7 menit baca

Kategori Lain

Hubungi Kami via WhatsApp