Jasa Audit Laporan Keuangan untuk Persiapan IPO
Pendampingan audit laporan keuangan bagi perusahaan yang bersiap melakukan penawaran umum perdana di Bursa Efek Indonesia — termasuk penataan pelaporan beberapa tahun buku sebelum berkas pengajuan disusun.
Kesiapan IPO tidak ditentukan di bulan terakhir. Ia ditentukan oleh cara perusahaan mencatat, menyimpan dokumen, dan memisahkan urusan pemilik dari urusan perusahaan — bertahun-tahun sebelum prospektus mulai ditulis.
Ingin memahami persyaratannya lebih dulu? Kami uraikan di syarat laporan keuangan untuk IPO di BEI. Halaman ini untuk Anda yang sudah memutuskan menuju ke sana.
Yang Kami Kerjakan
- Penilaian kesiapan pelaporan. Menelaah kondisi pelaporan keuangan beberapa tahun ke belakang dan menandai hal yang berpotensi menjadi persoalan saat pengajuan.
- Audit atas laporan keuangan tahun-tahun yang disyaratkan. Dijalankan sesuai Standar Audit yang ditetapkan IAPI.
- Penataan transaksi dengan pihak berelasi. Identifikasi, pendokumentasian, dan penyajiannya — bagian yang paling sering menjadi temuan pada perusahaan keluarga.
- Pemisahan keuangan perusahaan dan pemilik. Menelusuri transaksi pribadi yang mengalir lewat rekening perusahaan dan menyajikannya sebagaimana mestinya.
- Kesiapan pelaporan berkala setelah tercatat. Memastikan perusahaan mampu menerbitkan laporan tepat waktu secara rutin, bukan hanya sekali saat pengajuan.
Mengapa Waktu Tidak Dapat Dikejar Belakangan
Pengajuan penawaran umum menuntut laporan keuangan auditan untuk beberapa tahun buku ke belakang. Perbedaannya dengan audit biasa terletak di sini: Anda tidak dapat memperbaiki tahun yang sudah lewat dengan bekerja lebih keras hari ini. Bila tahun ketiga sebelum pengajuan tidak pernah diaudit dan pembukuannya tidak lengkap, pilihan yang tersisa hanya dua — merekonstruksinya dengan biaya dan waktu yang besar, atau menunda rencana pengajuan.
Karena itu percakapan yang paling berguna bukan “berapa biaya auditnya”, melainkan “tahun buku mana saja yang akan diminta, dan sampai mana kesiapan masing-masing”. Itu pula pertanyaan pertama yang kami ajukan.
Pekerjaan yang Berjalan Beriringan
Persiapan IPO jarang berupa satu penugasan tunggal. Beberapa pekerjaan berikut umumnya berjalan bersamaan, dan sebagiannya perlu dikerjakan lebih dulu:
- Penataan pembukuan dan akuntansi untuk tahun-tahun yang catatannya belum lengkap.
- Penelaahan kepatuhan pajak, karena posisi pajak yang belum selesai akan muncul dalam uji tuntas.
- Dokumen transfer pricing bila terdapat transaksi dengan pihak berhubungan istimewa.
- Uji tuntas keuangan dan pendampingan aksi korporasi menjelang pengajuan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa tahun sebelum IPO persiapan audit sebaiknya dimulai?
Lebih awal daripada yang umumnya diperkirakan. Pengajuan penawaran umum mensyaratkan laporan keuangan auditan untuk beberapa tahun buku ke belakang, dan tahun-tahun itu tidak dapat diperbaiki secara surut ketika prosesnya sudah berjalan. Artinya keputusan yang diambil hari ini - cara mencatat pendapatan, penyajian transaksi dengan pemegang saham, kelengkapan dokumen aset - sudah menentukan kesiapan Anda beberapa tahun lagi. Perusahaan yang baru menata pembukuan di tahun pengajuan hampir selalu menghadapi penundaan.
Apakah setiap kantor akuntan publik boleh mengaudit calon emiten?
Tidak. Untuk kepentingan pasar modal, akuntan publik yang memberikan opini harus memenuhi ketentuan pendaftaran di otoritas jasa keuangan, dan ketentuannya berbeda dari audit perusahaan pada umumnya. Ini termasuk hal pertama yang perlu Anda pastikan sebelum menunjuk siapa pun - termasuk sebelum menunjuk kami. Uraian lengkap tentang apa saja yang wajib diperiksa sebelum menandatangani surat perikatan ada di tulisan kami tentang cara memilih kantor akuntan publik.
Apa persoalan yang paling sering menunda kesiapan IPO?
Hampir selalu hal yang sama: transaksi dengan pihak berelasi yang tidak terdokumentasi, pencampuran keuangan perusahaan dengan keuangan pemilik, aset yang dipakai usaha tetapi tidak atas nama perusahaan, dan pengakuan pendapatan yang tidak konsisten antartahun. Semuanya lazim pada perusahaan keluarga yang bertumbuh, dan semuanya dapat dibereskan - tetapi memerlukan waktu, karena yang diperbaiki adalah catatan beberapa tahun ke belakang sekaligus.
Apakah audit saja sudah cukup untuk siap IPO?
Tidak. Audit menjawab kewajaran laporan keuangan; kesiapan penawaran umum menuntut lebih dari itu - tata kelola, pengendalian internal yang berjalan, pelaporan yang mampu terbit tepat waktu secara berkala, dan kesiapan menghadapi kewajiban keterbukaan setelah tercatat. Audit adalah bagian yang paling terlihat, bukan keseluruhannya.
Bisakah kami tetap menggunakan KAP yang sama setelah tercatat?
Perlu dicermati. Ketentuan pembatasan masa pemberian jasa audit berlaku bagi perusahaan terbuka, sehingga penunjukan akuntan publik tidak dapat berjalan tanpa batas waktu. Hal ini sebaiknya dibicarakan sejak awal agar perencanaan penunjukan auditor setelah tercatat tidak menjadi kejutan tersendiri.
Bacaan Terkait
- Syarat laporan keuangan untuk IPO di Bursa Efek Indonesia
- Cara memilih kantor akuntan publik: 8 hal yang wajib diperiksa
- Perbedaan audit umum dan due diligence
- Klien kami: perusahaan terbuka, BUMN, dan perusahaan bertumbuh
Merencanakan IPO dalam beberapa tahun ke depan?
Semakin awal kondisi pelaporan ditelaah, semakin banyak yang masih dapat diperbaiki tanpa menunda rencana. Ceritakan rencananya, kami petakan kesiapannya.
Konsultasi Awal Gratis